KEARIFAN LOKAL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER: IMPLIKASI KEARIFAN LOKAL TERHADAP KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA 2024/2025

Musdalifah, Siti (2025) KEARIFAN LOKAL DALAM PENDIDIKAN KARAKTER: IMPLIKASI KEARIFAN LOKAL TERHADAP KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA 2024/2025. Undergraduate thesis, UWGM Samarinda.

[img] Text (Full Paper)
SKRIPSI SITI MUSDALIFAH fix banar 123 - Siti Musdalifah.pdf - Submitted Version

Download (8MB)

Abstract

ABSTRAK Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya dan nilai-nilai lokal yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat. Salah satu bentuk kekayaan tersebut adalah kearifan lokal yang mencakup norma, tradisi, bahasa, dan praktik budaya yang diwariskan secara turun-temurun. Di tengah tantangan globalisasi dan arus budaya asing yang semakin deras, pendidikan karakter berbasis kearifan lokal menjadi salah satu strategi penting dalam memperkuat identitas budaya bangsa sekaligus membentuk karakter generasi muda. Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagai daerah yang multikultural, memiliki potensi besar dalam mengembangkan pendidikan karakter melalui integrasi kearifan lokal di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis tingkat pemahaman siswa sekolah dasar terhadap kearifan lokal yang ada di lingkungan mereka, mengevaluasi sejauh mana pendidikan karakter berbasis kearifan lokal mampu membentuk identitas dan kepribadian siswa, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi sekolah dan tenaga pendidik dalam mengimplementasikan nilai-nilai lokal dalam proses pembelajaran. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung di lingkungan sekolah, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah, guru kelas, serta siswa kelas 3 dan 5 di empat sekolah dasar di Kabupaten Kutai Kartanegara. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di Kutai Kartanegara telah mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam berbagai kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler. Nilai-nilai seperti religiusitas, gotong royong, kekeluargaan, tanggung jawab, kejujuran, dan cinta lingkungan menjadi landasan dalam pembentukan karakter siswa. Siswa mulai menunjukkan pemahaman terhadap budaya lokal seperti penggunaan bahasa daerah, partisipasi dalam kegiatan adat, dan praktik nilai sosial budaya di lingkungan sekolah. Namun, masih terdapat tantangan dalam penerapannya, antara lain keterbatasan pemahaman guru tentang budaya lokal, minimnya sumber belajar berbasis lokal, serta kurangnya modul pembelajaran yang sistematis. Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal terbukti memiliki kontribusi positif terhadap perkembangan kepribadian siswa, membentuk sikap toleransi, tanggung jawab, dan kebanggaan terhadap identitas budaya. Meskipun demikian, diperlukan strategi berkelanjutan yang melibatkan semua pihak, termasuk sekolah, keluarga, dan komunitas budaya untuk mendukung pelestarian dan penerapan nilai-nilai lokal dalam pendidikan. Penguatan pemahaman guru, pengadaan sumber belajar, serta dukungan kebijakan pendidikan berbasis kearifan lokal menjadi kunci keberhasilan program ini dalam jangka panjang. Kata Kunci: kearifan lokal, pendidikan karakter, sekolah dasar, nilai budaya, pembentukan identitas

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1501 Primary Education
Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Depositing User: Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id
Date Deposited: 22 Dec 2025 08:21
Last Modified: 22 Dec 2025 08:21
URI: http://repo.uwgm.ac.id/id/eprint/390

Actions (login required)

View Item View Item