Alpianus, Alpianus (2025) HUBUNGAN USIA DAN DURASI KERJA DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA PABRIK TAHU DI KAMPUNG TAHU & TEMPE SELILI KOTA SAMARINDA 2024. Undergraduate thesis, UWGM Samarinda.
|
Text (Full Paper)
ALPIANUS_2013201045_Kesehatan Masyarakat_2024 - Al.pdf - Submitted Version Download (7MB) |
Abstract
ABSTRAK ALPIANUS. 2025. Hubungan Usia Dan Durasi Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Pabrik Tahu Di Kampung Tahu & Tempe Selili Kota Samarinda Tahun 2024. Dibawah Bimbingan Ilham Rahmatullah, SKM., M.Ling. Selaku Pembimbing I dan Istiarto, SKM., M.Kes. Selaku Pembimbing II. Pekerja industri tahu rentan mengalami Musculoskeletal Disorders (MSDs) akibat faktor usia dan durasi kerja. Keluhan MSDs dapat menurunkan produktivitas dan kualitas hidup pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan durasi kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain penelitian pendekatan (cross sectional) dengan jumlah sampel sebanyak 60 pekerja pabrik tahu di Kampung Tahu & Tempe Selili Kota Samarinda. Instrumen penelitian ini menggunakan kuisioner, dokumentasi, lembar kuisioner Nordic Body Map. Teknik analisis data yaitu entry data, editing, coding, scoring, tabulating dan analis data dengan menggunakan uji pearson correlation. usia Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara dan keluhan musculoskeletal disorders (MSD) pada pekerja pabrik tahu di Kampung Tahu & Tempe Selili Kota Samarinda (p-value: 0,126), terdapat hubungan antara durasi kerja dengan keluhan musculoskeletal disorders (MSDs) pada pekerja pabrik tahu di Kampung Tahu & Tempe Selili Kota Samarinda (pvalue: 0,089). Kesimpulannya durasi kerja berlebihan menjadi pemicu utama Musculoskeletal Disorders (MSDs), tanpa hubungan signifikan dengan usia pekerja. Risiko MSDs meningkat akibat aktivitas repetitif, beban fisik, dan minimnya istirahat. Solusi efektif yaitu rotasi tugas serta pengaturan waktu kerja dengan istirahat terstruktur. Implementasi disertai pemantauan kesehatan dan optimalisasi lingkungan kerja diperlukan untuk mengurangi dampak MSDs. Kata Kunci : Musculoskeletal Disorders, Usia, Durasi Kerja Kepustakaan : 40 (2000-2023)
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions: | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with email lppm@uwgm.ac.id |
| Date Deposited: | 15 Jan 2026 07:49 |
| Last Modified: | 15 Jan 2026 07:49 |
| URI: | http://repo.uwgm.ac.id/id/eprint/488 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
